Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Tidak perlu kau katakan selamat tinggal

Sampai sekarang, semua masih terasa seperti mimpi Pertemuan kita, dan jalan setapak Kita jalani dan telusuri mengikuti Aku menanti, dan menikmati Bahwasanya kamu disisi, semakin yakin untuk mencintai lagi Sudah, bulan ke-6 kita terpisah jarak Dan saatnya aku untuk pulang kita yang pernah kau sapa sebelumnya Sudah menjadi aku dan kamu dan bukan siapa siapa Tidak ada lagi kita yang pernah bersama Kamu dan aku Sudah tidak ada ejaan kita lagi dalam jalan kedepan Bagiku, tak perlu kau ucapkan selamat tinggal Tak perlu kau bela, bahwa rasamu sudah fana Bagaimana bisa, Doamu meminta-ku pada yang Maha Kuasa Berakhir dalam rasa dan egomu saja? Kau bilang, "ah semua sudah tidak sama" Kau sapa " ah, aku tak yakin bisa kembali semula" Kau yang semakin meredup Di tengah suara hati yang sayup sayup Kita, kalah dalam lintasan alam Mati dalam ribuan kilometer Tak perlu ada kata selamat tinggal Karena, sejatinya kita tak saling meninggalkan. Kita, hanya mat...

Aku hanyalah rumahmu untuk singgah

Aku tidak tau bagaimana menjelaskannya lagi Kamu yang tidak bisa bersama Dan kamu yang ingin semua berakhir saja Kita beda hanya disini, Dalam jarak yang aku nanti Tapi cintamu saja sudah hilang entah kemana Aku tidak mengerti Bagaimana mekanisme cinta bisa serumit ini Cintamu yang kian lama kian menghilang Aku benci harus mengatakan, ini sakit berkali-kali. Aku termakan atas cinta yang kau sapa tiap hari Rasa sayang yang kau jelaskan setiap hari Bahkan rindu yang kau sebut sebut hanya untukku Kini semua menghilang, Kau bilang, aku bukanlah yang kau inginkan Hatimu sudah berlabuh entah kemana Atau terombang-ambing mulai dari mana Lalu, Apa arti cinta yang kau sapa setiap hari? Apa arti sayang yang kau jelaskan setiap waktu? Bahkan apa itu rindu yang kau sebut hanya untukku? Untuk Lagu, tulisan, kasih sayang, pengorbanan yang kau bilang semua untuk kita? Aku sungguh tidak mengerti, kenapa hatimu berubah secepat ini Aku tidak ingin berhenti tapi kamu, sudah berhent...

Mekanisme Rindu yang Salah

saya tak merasa mulanya, bahwa rindu akan menjadi cukup menyiksa seperti ini. awalnya bagi saya, rindu adalah sebuah hal yang menyenangkan bertemu, melebur, dan mulai menabungnya kembali. semuanya terasa seperti sesuatu yang indah untuk di lalui menunggu waktu cukup lama, dan memulai melepaskan semuanya, bagi saya seperti sedang menanam benih, menunggunya tumbuh rimbun dan mencabut sampai ke akar-akarnya namun semua berubah, saat kata melepaskan mulai saya singgung. saat saya tidak bisa lagi, melihat perubahaan kecil yang sebenarnya tidak begitu berarti. Status "last seen" dari media chat kita yang sudah di-non-aktifkan. Status dari instagram yang sama halnya lakukan. Kamu yang super sibuk untuk memulai project band barunya. Sampai-sampai lupa tidak menyapa saya dalam telepon malam kami. Ah.. saya jenuh, pikir saya. saya memulainya, mengakhiri apa yang sudah kita jaga saya, merasa bak yang paling bisa, membuatnya mengerti tanpa saya minta. bodohnya saya ya. sa...